Resume materi
OSKM
Chairunnisa Salistya Rahardani
FMIPA-16013269
1.
K3 (Kritis, Kreatif, Konstruktif).
Dalam diri mahasiswa, sikap K3 sangat diperlukan dalam menghadapi suatu
masalah. Sikap K3 yang pertama ialah Kritis. Kritis ialah sikap yang melihat
berbagai permasalahan dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Dari sikap
kritis inilah, akan muncul sikap kreatif. Kreatifadalah berusaha mencari solusi
dari berbagai cara. Setelah sikap kreatif telah selesai dilaksanakan, maka akan
timbul sikap konstruktif. Yaitu membangun suatu solusi dari suatu permasalahan.
Ketiga sikap ini tidak dapat dipisahkan dan saling berkesinambungan antara satu
dengan yang lain. Jika ketiga sikap ini dilakukan dengan baik, maka suatu
permasalahan dapat terselesaikan dengan baik dan mempunyai solusi yang baik
pula.
2.
Materi Kolaborasi.
Di dalam kolaborasi, selalu ada team building. Team building ialah ide
individu dalam suatu kelompok untuk bekerja sama dam meraih suatu tertentu. Sejarah
dari team buiding ialah adanya pergerakan. Dalam melakukan suatu pergerakan,
kerja sama sangat diperlukan. Dengan adanya sikap kerjasama itulah, pergerakan
dapat dilakukan. Didalam suatu kerja sama, konflik selalu ada. Untuk mengatasi
konflik tersebut diperlukan manajemen konflik yang mengatur
pergesekan-pergesekan agar menjadi suatu kebersamaan yang tidak menimbulkan
kerugian bagi pihak manapun.
Tujuan dari adanya kolaborasi ialah memecahkan masalah, menciptakan
sesuatu, menemukan sesuatu di dalam sejumlah hambatan. Adapun hambatan-hambatan
yang harus dihadapi antara lain keahlian, waktu, biaya ,kompetisi dan kearifan
konvensional.
Untuk mengatasi masalah tersebut, dapat dilakukan 3 pendekatan. Yaitu bargaining
approach (membagi kesempatan untuk mendapatkan sumber daya secara merata), Bureaucratic
approach (mengganti aturan- aturan birokratis yang bersifat impersonal untuk
pengendalian personal), dan yang ketiga ialah Systems approach (melakukan
seleksi yang sesuai dan mengurangi tekanan untuk konsensus).
3.
Visi Ketuhanan.
Visi ketuhanan erat kaitannya dengan alasan penciptaan manusia, yaitu
hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Pada kehidupan umat beragama adanyasikap
toleransi sangat diperlukan asalkan tidak mengganggu akidah kita. Didalam kehidupan
umat beragama juga ada kebebasan substansial yaitu kebebasan yang membatasi
visi yang kita miliki. Kita bebas melakukan apa saja asalkan tidak melanggar
hak orang lain dan akan lebih baik lagi jika kita bisa menguntungkan orang
lain.
4.
Cinta Tanah Air
Setiap bangsa mempunyai identitas bangsa masing-masing. Bangsa Indonesia
memiliki identitas bangsa yaitu bendera merah putih, pancasila maupun lambang
burung garuda. Kita wajib menjunjung
identitas bangsa yang dapat dijadikan
panutan bagi masyarakat. Wujud cinta tanah air yang bisa kita lakukan ialah
menggunakan produk-produk dalam negeri.
Sebagai warga negara yang baik, kita harus menyukai kelebihan dan
kelemahan bangsa kita. Kita bisa membuktikannya dengan tindakan konkret yang
melihat Indonesia dari berbagai arah/aspek, seperti politik, ekonomi, sosial,
teknolodi, lingkungan dan hukum/peraturan. Selain itu, kita harus menjunjung
tinggi visi kebangsaan yang kita miliki yaitu menguntungkan diri sendiri dan
bangsa Indonesia.
5.
Urgensi Kemahasiswaan
Mahasiswa mempunyai falsafah yang harus dimengerti, yakni
a.
Potensi
Mahasiswa mempunyai intelektualitas dan semangat muda yang tinggi. Selain
itu, mahasiswa mempunyai idealis yang berguna bagi masa depan. Mahasiswa bersifat
independent yang tidak terikat dengan pemerintah dan instansi manapun. Sikap kritis,
kreatif, dan konstruktif juga diperlukan bagi seorang mahasiswa.
b.
Posisi
Didalam kehidupan bernegara, masyarakat dibagi menjadi 3, yaitu :
-
Masyarakat politik : masyarakat yang fokus pada
kekuasaan.
-
Masyarakat ekonomi : masyarakat yang fokus pada
usaha.
-
Masyarakat sipil : masyarakat biasa.
Mahasiswa merupakan masyarakat
sipil yang terpelajar dan berada di irisan ketiga masyarakat tersebut.
c.
Peran
Peran mahasiswa ialah :
-
Guardian of value : menjaga nilai-nilai agar
tidak terpengaruh.
-
Agent of change : melakukan perubahan dengan
karya yang kita miliki.
-
Iron stock : merupakan generasi yang akan
memegang bangsa kedepannya.
Tri Dharma Perguruan Tinggi :
1.
Pendidikan dan pengajaran.
2.
Penelitian dan pengembangan.
3.
Penagabdian masyarakat.
Budaya kampus :
1.
Peduli lingkungan.
2.
Integritas akademik.
3.
Diskusi.
4.
Apresiasi.
5.
Wawasan kebangsaan.
6.
Inovasi.
7.
Kewirausahaan.
8.
Dekat dengan masyarakat.
9.
Dekat dengan alam.
10. Jiwa
pemimpin.
11. Budaya
menulis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar